Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini



Rabu, 20 Maret 2019

Press Release BNNP Kalteng “Napi Pesta Sabu Dalam Penjara”

BNNP Tangkap Sipir dan 3 Kurir Mengedar di Lapas Klas IIB Sampit Palangka Raya - Peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah sampit kian merajalela. Bahkan sampai beredari di dalam Lapas Klas IIB sampit, yang dilakukan salah seorang sipir lapas tersebut. Dari situ pula sejumlah narapidana yang menghuni lapas tersebut nekat menggelar pesta sabu bersama. Hal itu terbukti dengan keberhasilan Badan narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng menangkap empat orang pelaku berinisial AL (29), KT (33), DE (22) dan NR (39), di kabupaten sampit, rabu (6/3) lalu sekitar pukul 07.30 WIB.Pelaku AL ditangkap di area kedatangan Bandar Udara H Asan Sampit. Saat dilakukan penggeledahan ditekuman di dalam tas pelaku narkotika jenis sabu-sabu sebanyak dua bungkus. Barang haram itu dibungkus menggunakan lakban hitam seberat 350 gram beserta sebanyak tujuh pil ekstasi berwarna hitam. Sabu-sabu didatangkan dari Madura, Provinsi Jawa Timur seusai perintah MD yang kini masih DPO.Barang tersebuit dipesan oleh pelaku NR seorang narapidana di Lapas Klas IIB sampit, yang akan diambil pelaku KT. Diaman pelaku KT bekerja sebagai sipir Lapas Klas IIB sampit.Kemudian Pelaku DE ditangkap, lantaran menurut keterangan pelaku KT sabu-sabu tersebut akan diambil pelaku DE di rumahnya di Jalan Aji Ikap III sampit. Ketika penangkapan DE ditemukan enam plastik klip yang berisikan sabu-sabu dengan berat 16.89 gram. Kemudian ke empatnya dibawa menuju kantor BNNP Kalteng di Palangka Raya.Kepala BNNP Kalteng Brigjen Lilik heri Setiadi, menjelaskan pelaku ini adlaah satu jaringan narkotika antar provinsi. Sabu-sabu tersebut dibawah pelaku AL dari Madura ke sampit dengan menggunakan pesawat udara dari Bandara Juanda Surabaya."Sabu-sabu ini pesanan dari salah satu narapidana di Lapas Klas IIB berinisial NR. Bekerjasama dengan sipir lapas berinisial KT, juga seorang yang mengambil barangnya dari pelaku AL. Lalu diserahkan ke De sebelum pelaku KT mengambil dari DE, baru diserahkan ke Pelaku NR" jelas Lilik.Lilik juga, menjelaskan pelaku AL mendaptkan upah untuk sekali pengiriman mendapatkan upah sebesar Rp. 10 jt. Dari pengakuannya pelaku AL sudah mengirimkan barang dari Madura ke Sampit sebanyak dua kali."Barang haram tersebut akan diedarkan di Sampit. Tujuannya ke dalam Lapas itu sendiri, dengan pelaku NR sebagai pengedarnya sedangkan yang lain hanya kurirnya saja" ujar pria berpangkat bintang satu itu.Lantaran dinyatakan positif menggunakan sabu-sabu, sehingga keempatnya terjerat pasal 114 jo pasal 112 tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun penjara. (mom) repost palangka ekspres.   


Sabtu, 2 Maret 2019

Ribuan Warga Kalteng Terselamatkan

Sabu Senilai Rp. 2 Miliar DilarutkanPalangka Raya - Gagalnya peredaran narkoba jenis sabu satu kilogram yang dikirim kurir dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan (kalsel), setidaknya dapat menyelamatkan balasan ribu warga kalteng dari pengaruh barang haram itu. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng yang berhasil mencegah masuknya sabu ke palangka raya itu, langsung memusnahkan barang bukti itu di kantor BNNP Kalteng, jalan tangkasiang, jumat (1/3).Total sabu yang dimusnahkan sebanyak 900 gram. jumlah yang cukup fantastis tersebut apabila diuangkan mencapai Rp. 2 miliar. Hal itu disampaikan Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Lilik Heri melalui Kabid Pemberantasan AKBP I Made."Yang kami musnahkan ini hanya 900 gram,  setelah dikurangi untuk pengujian laboratorium dan untuk barang bukti persidangan, jumlah sebanyak ini, jika diuangkan bisa mencapai dua miliar rupiah" ungkap I Made usai pemusnahan sabu, kemarin. "Yang dimusnahkan hari ini adalah hasil dari tangkapan terhadap pelaku berinisial HR (31), MS (23), JH (39), BR (20) dan DZ (34), yang diamankan di Jabiren, Pulang Pisau dan juga di Palangka Raya. Dari kelima pelaku ini, kami mengamankan sekitari 1 kilogram narkotika jenis sabu, yang rencannya akan diedarkan di wilayah Palangka Raya," bebernya.Terhadap kelima pelaku yang sebagian besarnya berasal dari wilayah Kalimantan Selatan itu, I Made mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan. Dalam waktu dekat berkas bisa dilimpahkan untuk disidangkan di pengadilan."Kami usahakan dalam minggu-minggu ini sudah bisa dilimpahkan" ucapnya optimistis.Dalam kesempatan yang sama, kabid pemberantasan itu merasa miris dengan semakin meningkatnya peredaran narkoba dari waktu ke waktu, bahkan semakin menjadi-jadi."Kemarin tangkap satu, setelah itu tangkap lima artinya semakin menjadi-jadi kan" pungkasnya. (old/ce/ala) repost kalteng pos  


Kamis, 28 Februari 2019

Rapat Koordinasi Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba

Pangkalan Bun - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat melaksanakan Rapat Koordinasi Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Aula Hotel Alibaba pada Kamis (28/02). Dalam rapat ini ada 3 (tiga) Narasumber yang memaparkan materi terkait pelaksanaan kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di tiap instansi yaitu dari BNN Kabupaten Kotawaringin Barat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Kotawaringin Barat dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotawaringin Barat. Kepala BNN Kabupaten Kotawaringin Barat, I Wayan Korna, SE memaparkan peraturan-peraturan yang menjadi dasar kewajiban setiap instansi melaksanakan kegiatan P4GN dan juga penjelasan singkat mengenai Penggiat Anti Narkoba. Dalam paparannya Kepala BNNK Kotawaringin Barat menekankan setiap instansi wajib memiliki 3 (tiga) indikator instansi responsif, yaitu memiliki regulasi tentang P4GN, kegiatan P4GN dan memiliki satuan tugas anti Narkoba. Kepala Bidang Sosial Pemerintahan BAPPEDA, Asap Mappeare, B.Sc., SE memberikan arahan mengenai permasalahan anggaran dan kendala dalam pelaksanaan P4GN di instansi pemerintah serta menyampaikan instansi yang paling memungkinkan untuk melaksanakan P4GN yang lebih banyak. Instansi yang dimaksud adalah Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial serta Dinas Kesehatan. Namun bagi instansi lain tetap bisa melaksanakan P4GN seperti yang telah dilaksanakan Dinas Pariwisata sebelumnya (postingan 20/02). Sekretaris Dinas Kesbangpol Kab Kobar menyampaikan bahaya Narkoba di masuarakat bahkan di lingkungan pemerintahan sehingga kegiatan P4GN ini harus dilaksanakan secara konsisten oleh instansi. Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba menunjukan bahwa masalah Narkoba di lingkungan pemerintah semakin memprihatinkan. Dengan dilaksanakannya Rapat Koordinasi ini diharapkan setiap instansi dapat melaksanakan program P4GN dengan lebih intensif dan tetap berpegang dengan peraturan yang ada sehingga kegiatan P4GN dapan terlaksana dengan lancar.  



Sabtu, 2 Maret 2019

Ribuan Warga Kalteng Terselamatkan

Sabu Senilai Rp. 2 Miliar DilarutkanPalangka Raya - Gagalnya peredaran narkoba jenis sabu satu kilogram yang dikirim kurir dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan (kalsel), setidaknya dapat menyelamatkan balasan ribu warga kalteng dari pengaruh barang haram itu. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng yang berhasil mencegah masuknya sabu ke palangka raya itu, langsung memusnahkan barang bukti itu di kantor BNNP Kalteng, jalan tangkasiang, jumat (1/3).Total sabu yang dimusnahkan sebanyak 900 gram. jumlah yang cukup fantastis tersebut apabila diuangkan mencapai Rp. 2 miliar. Hal itu disampaikan Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Lilik Heri melalui Kabid Pemberantasan AKBP I Made."Yang kami musnahkan ini hanya 900 gram,  setelah dikurangi untuk pengujian laboratorium dan untuk barang bukti persidangan, jumlah sebanyak ini, jika diuangkan bisa mencapai dua miliar rupiah" ungkap I Made usai pemusnahan sabu, kemarin. "Yang dimusnahkan hari ini adalah hasil dari tangkapan terhadap pelaku berinisial HR (31), MS (23), JH (39), BR (20) dan DZ (34), yang diamankan di Jabiren, Pulang Pisau dan juga di Palangka Raya. Dari kelima pelaku ini, kami mengamankan sekitari 1 kilogram narkotika jenis sabu, yang rencannya akan diedarkan di wilayah Palangka Raya," bebernya.Terhadap kelima pelaku yang sebagian besarnya berasal dari wilayah Kalimantan Selatan itu, I Made mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan. Dalam waktu dekat berkas bisa dilimpahkan untuk disidangkan di pengadilan."Kami usahakan dalam minggu-minggu ini sudah bisa dilimpahkan" ucapnya optimistis.Dalam kesempatan yang sama, kabid pemberantasan itu merasa miris dengan semakin meningkatnya peredaran narkoba dari waktu ke waktu, bahkan semakin menjadi-jadi."Kemarin tangkap satu, setelah itu tangkap lima artinya semakin menjadi-jadi kan" pungkasnya. (old/ce/ala) repost kalteng pos  


Rabu, 20 Maret 2019

Press Release BNNP Kalteng “Napi Pesta Sabu Dalam Penjara”

BNNP Tangkap Sipir dan 3 Kurir Mengedar di Lapas Klas IIB Sampit Palangka Raya - Peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah sampit kian merajalela. Bahkan sampai beredari di dalam Lapas Klas IIB sampit, yang dilakukan salah seorang sipir lapas tersebut. Dari situ pula sejumlah narapidana yang menghuni lapas tersebut nekat menggelar pesta sabu bersama. Hal itu terbukti dengan keberhasilan Badan narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng menangkap empat orang pelaku berinisial AL (29), KT (33), DE (22) dan NR (39), di kabupaten sampit, rabu (6/3) lalu sekitar pukul 07.30 WIB.Pelaku AL ditangkap di area kedatangan Bandar Udara H Asan Sampit. Saat dilakukan penggeledahan ditekuman di dalam tas pelaku narkotika jenis sabu-sabu sebanyak dua bungkus. Barang haram itu dibungkus menggunakan lakban hitam seberat 350 gram beserta sebanyak tujuh pil ekstasi berwarna hitam. Sabu-sabu didatangkan dari Madura, Provinsi Jawa Timur seusai perintah MD yang kini masih DPO.Barang tersebuit dipesan oleh pelaku NR seorang narapidana di Lapas Klas IIB sampit, yang akan diambil pelaku KT. Diaman pelaku KT bekerja sebagai sipir Lapas Klas IIB sampit.Kemudian Pelaku DE ditangkap, lantaran menurut keterangan pelaku KT sabu-sabu tersebut akan diambil pelaku DE di rumahnya di Jalan Aji Ikap III sampit. Ketika penangkapan DE ditemukan enam plastik klip yang berisikan sabu-sabu dengan berat 16.89 gram. Kemudian ke empatnya dibawa menuju kantor BNNP Kalteng di Palangka Raya.Kepala BNNP Kalteng Brigjen Lilik heri Setiadi, menjelaskan pelaku ini adlaah satu jaringan narkotika antar provinsi. Sabu-sabu tersebut dibawah pelaku AL dari Madura ke sampit dengan menggunakan pesawat udara dari Bandara Juanda Surabaya."Sabu-sabu ini pesanan dari salah satu narapidana di Lapas Klas IIB berinisial NR. Bekerjasama dengan sipir lapas berinisial KT, juga seorang yang mengambil barangnya dari pelaku AL. Lalu diserahkan ke De sebelum pelaku KT mengambil dari DE, baru diserahkan ke Pelaku NR" jelas Lilik.Lilik juga, menjelaskan pelaku AL mendaptkan upah untuk sekali pengiriman mendapatkan upah sebesar Rp. 10 jt. Dari pengakuannya pelaku AL sudah mengirimkan barang dari Madura ke Sampit sebanyak dua kali."Barang haram tersebut akan diedarkan di Sampit. Tujuannya ke dalam Lapas itu sendiri, dengan pelaku NR sebagai pengedarnya sedangkan yang lain hanya kurirnya saja" ujar pria berpangkat bintang satu itu.Lantaran dinyatakan positif menggunakan sabu-sabu, sehingga keempatnya terjerat pasal 114 jo pasal 112 tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun penjara. (mom) repost palangka ekspres.   


Selasa, 5 Februari 2019

Satu Kilogram Sabu Dikendalikan Napi

Palangka Raya - Satu kilogram narkoba jens sabu-sabu gagal beredar di wilayah Kota Sampit. Supian (22) pelaku pembawa barang haram itu, terlebih dahulu diciduk Badan Narkotika Nasional (BNNP) Kalteng. Supian tidak sendirian, residivis kasus narkotika ini dikendalikan seorang narapidana (napi) yang tengah menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakat (lapas) Sampit.Supian menjalankan aksinya sebagai kurir narkotika dengan iming-iming uang jutaan rupiah sekali mengedar. Kabid Pemberantasan BNNP Kalteng, AKBP I Made Kariada mengatakan, satu kilogram sabu yang direncanakan untuk diedarkan di wilayah Sampit tersebut, dikendalikan oleh satu penghuni Lapas Sampit.Diduga yang mengendalikan pengedaran sabu sebanyak ini adalah seorang napi penghuni Lapas Sampit, berinisial T, ujar Made dihadapan awak media, senin (4/2).T pun sudah diperiksa dan digeledah, namun karena adanya kebocoran informasi akhirnya hanya ditemukan dua buah ponsel. Yang bersangkutan pun positif narkoba.Karena sudah ada informasi yang bocor, maka saat pemeriksa dan pengeledahan terhadap T, kami hanya mendapat dua buah ponsel, ujar Made kemarin.Selain dikendalikan dari dalam Lapas, kurir pembawa satu kilogram sabu yang ditangkap itu merupakan jaringan internasional, yakni Malaysia.Ini jaringan Malaysia, sumber barang bukti (sabu) berasal dari Malaysia kata Made.Sebenarnya, kurir bernama Supian (22) itu akan membawa lima kilogram sabu, namun empat kilogram berhasil diamankan petugas Kalimantan Barat (Kalbar).Nah yang kita amankan ini sisanya, tersangkanya satu orang jelasnya.Berkaitan dengan kejahatan, Supian akan dikenakan Pasal 144, 112, dan 114 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (old/ce/ala) repost kalteng pos.


Kamis, 14 Februari 2019

Sabu Rp 2,5 Miliar Dimusnahkan

Dimusnahkan : Kepala BNNP Kalteng Brigjend Pol Lilik Heri Setiadi saat memusnahkan narkotika seberat satu kilogram lebih.Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalteng memusnahkan narkotika jenis sabu-sabu seberat satu kilogram dan 10 gram, Rabu (13/2). Barang haram itu dilebur bersama pembersih lantai dan dilarutkan ke dalam air, lalu dikubur.Tindakan hukum yang dilakukan aparat berhasil menyelamatkan 10 ribu masyarakat Kalteng dari paparan narkoba. Apabila diuangkan, barang haram itu lebih dari Rp 2,5 miliar. Barang itu merupakan tangkapan BNNP dari Supian, kurir yang akan mengantarkan sabu itu ke Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.Kepala BNNP Kalteng Brigjend Pol Lilik Heri Setiadi mengatakan, Supian sudah ditetapkan tersangka. Berkas perkaranya sudah dikoordinasikan bersama kejaksaan. Tersangka dijerat Pasal 114 Jo 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.”Hari ini kami musnahkan lebih dari satu kilogram. Ini luar biasa hingga berhasil menyelamatkan 10 ribu warga kalteng dari bahaya narkoba. Pelaku ditangkap di Kotim dan pelaku ini mendapatkan perintah dari Pontianak untuk mengantarkan sabu,” kata Lilik didampingi Kabid Pemberantasan I Made Kariada.Lilik menuturkan, tersangka dikendalikan seorang narapidana di Lapas di Kotim. Pihaknya masih melakukan pengembangan jaringan tersangka yang diduga merupakan jaringan narkoba lintas provinsi dan internasional.Lilik menambahkan, narkotika itu berasal dari Malaysia, dibawa ke Kalbar dan masuk ke Kalteng. Direncanakan disebar ke tempat hiburan malam di Palangka Raya dan Kotim. ”Peredaran narkoba akan terus kami berantas,” tegasnya. (daq/ign) repost radar sampit.






Selasa, 26 Februari 2019

Jenis-Jenis Narkoba

Narkoba (narkotika dan obat-obatan berbahaya).  Di Indonesia, narkoba memiliki nama lain Napza (Narkotika, Psikontropika dan zat aditif).Sebenarnya, narkoba merupakan jenis obat-obatan yang biasanya dipakai dokter untuk membius pasien saat akan dilakukan operasi atau obat-obatan yang digunakan untuk proses penyembuhan penyakit tertentu, akan tetapi beberapa kalangan menggunakan obat-obatan tersebut dengan tujuan yang tidak baik, sehingga menimbulkan efek bahwa obat-obatan yang digunakan untuk medis tersebut menjadi obat-obatan yang terlarang.Pengelompokan Jenis NarkobaJenis narkoba berdasarkan efek yang ditimbulkan :

  1. Halusinogen Pengguna narkoba jenis ini memiliki halusinasi yang kuat  pada saat melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata. Contoh narkoba yang meberi efek seperti ini adalah kokain dan LSD.
  2. Stimulan Yaitu jenis narkoba yang berefek mempercepat kerja jantung dan otak lebih dari biasanya. Pengguna narkoba jenis ini akan memiliki tenaga extra. Efek lainnya adalah si pengguna merasa lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.
  3. Depresan Yaitu jenis narkoba yang memiliki sistem kerja dengan cara menekan sistem saraf pusat serta mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Pengguna narkoba jenis ini akan merasakan efek tenang, tertidur / pingsan. Contoh Depresan adalah putaw.
  4. Adiktif Narkoba jenis ini mengakibatkan pemakai memiliki sifat yang pasif, karena kandungan zat yang ada dalam narkoba yang tergolong jenis ini dapat memutuskan saraf otak. Mereka biasanya akan mengalami kecanduan. Pengguna biasanya akan selalu ingin dan ingin lagi mengkonsumsi narkoba jenis ini. Contohnya : ganja, heroin, putaw.
Seseorang yang sudah mengalami ketergantungan narkoba, kemungkinan besar tubuhnya akan mengalami kerusakan dan pada ujungnya akan berdampak pada kematian.

Narkotika

Narkotika adalah zat sintetis maupun semi sintetis yang dihasilkan tanaman atau lainnya yang dapat berdampak pada penurunan atau perubahan kesadaran dan hilangnya rasa nyeri. Zat ini dapat menimbulkan ketergantungan pada penggunanya.Adapun jenis dari narkotika adalah :1. MorfinMorfin berasal dari kata morpheus ( dewa mimpi ) adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat yang ditemukan pada opium. Zat ini bekerja langsung pada sistem saraf pusat sebagai penghilang rasa sakit.
Cara Penggunaan :Cara penggunaannya adalah dengan disuntikkan ke otot atau pembuluh darah.Gejala fisik pengguna :
  • Pupil mata menyempit
  • Melambatnya denyut nadi
  • Tekanan darah menurun
  • Suhu badan menurun
  • Mengalami kelemahan pada otot, akan tetapi jika sudah kecanduan akan mengalami kejang otot.
Efek samping pemakaian :
  • Menurunnya kesadaran pengguna
  • Menimbulkan euforia
  • Kebingungan
  • Berkeringat
  • Dapat menyebabkan pingsan, dan jantung berdebar-debar
  • Menimbulkan gelisah, dan perubahan suasana hati
  • Mulut kering dan warna muka berubah
  • Mengalami kejang lambung
  • Produksi air seni berkurang
  • Mengakibatkan gangguan menstruasi dan impotensi
2. Heroin / putawHeroin dihasilkan dari pengolahan morfin secara kimiawi. Akan tetapi, reaksi yang ditimbulkan heroin menjadi lebih kuat dari pada morfin itu sendiri, sehingga mengakibatkan zat ini sangat mudah menembus ke otak.Cara Penggunaan :Cara pemakaiannya adalah dengan  cara disuntikkan ke anggota tubuh ataupun bisa juga dengan cara dihisap.Baca juga :
Gejala atau efek yang ditemukan pada pengguna hampir sama dengan pengguna morfin, yaitu :
  • Melambatnya denyut nadi
  • Tekanan darah menurun
  • Otot menjadi lemas
  • Pupil mengecil
  • Hilang kepercayaan diri
  • Suka menyendiri
  • Seringkali berdampak kriminal, misalnya berbohong, menipu
  • Kesulitan saat buang air besar
  • Sering tidur
  • Kemerahan dan rasa gatal pada hidung
  • Gangguan bicara (cadel)
3. Ganja / Kanabis / mariyuanaGanja adalah tumbuhan budidaya yang menghasilkan serat, kandungan zat narkotika terdapat pada bijinya.  Narkotika ini dapat membuat si pemakai mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).Tumbuhan ini telah dikenal manusia sejak lama, seratnya digunakan sebagai bahan pembuat kantung, dan bijinya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minyak.Awalnya, tanaman ini hanya ditemukan di negara-negara beriklim tropis. Namun belakangan ini, di negara-negara beriklim dingin pun telah banyak membudidayakan tanaman ini, yaitu dengan cara dikembangkan di rumah kaca.Cara Penggunaan:Cara penggunaan narkotika jenis ini adalah dengan cara dipadatkan menyerupai rokok lalu dihisap.Efek / gejala yang terlihat dari pecandu ganja adalah :
  • Denyut nadi dan jantung lebih cepat
  • Mulut dan tenggorokan terasa kering
  • Sulit dalam mengingat
  • Sulit diajak berkomunikasi
  • Kadang-kadang terlihat agresif
  • Mengalami gangguan tidur
  • Sering merasa gelisah
  • Berkeringat
  • Nafsu makan bertambah
  • Sering berfantasi
  • Euforia
Ganja merupakan salah satu jenis narkotika yang dapat mengakibatkan kecanduan. Jika pemakaiannya dihentikan, sipemakai sering mengalami  sakit kepala, mual yang berkepanjangan, sering merasa kelelahan dan badan menjadi lesu.4. KokainKokain merupakan berasal dari tanaman Erythroxylon coca di Amerika Selatan. Biasanya daun tanaman ini dimanfaatkan untuk mendapatkan efek stimulan, yaitu dengan cara dikunyah. Kokain dapat memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat.
Kokain mempunyai 2 bentuk, yakni :
  • Kokain hidroklorida, berupa kristal berwarna putih, rasanya sedikit pahit, serta bersifat mudah larut.
  • Kokain free base, ia tidak berbau dan rasanya pahit.
Cara PemakaianCara pemakaian kokain adalah dengan cara dihirup atau sebagai bahan campuran rokok.
Efek / gejala yang timbul dari pemakaian kokain adalah :
  • Dapat memberikan efek kegembiraan yang berlebihan bagi si pengguna
  • Sering merasa gelisah
  • Menurunnya berat badan
  • Timbul masalah pada kulit
  • Mengalami gangguan pernafasan
  • Sering kejang-kejang
  • Sering mengeluarkan dahak
  • Mengalami emfisema ( kerusakan pada paru-paru)
  • Turunnya selera makan
  • Mengalami paranoid
  • Mengalami gangguan penglihatan
  • Sering merasa kebingungan
5. LSD atau Lysergic Acid / Acid / Trips / TabsAdalah jenis narkotika yang tergolong halusinogen. Biasanya berbentuk lembaran kertas kecil, kapsul, atau pil.Cara pemakaiannya adalah diletakkan di lidah. Narkotika ini akan bereaksi setelah 30 s/d 60 menit kemudian, dan akan berakhir efeknya setelah 8 hingga 12 jam.Efek yang ditimbulkanEfek / gejala yang biasa terlihat dari si pemakai adalah :
  • Sering berhalusinasi mengenai berbagai kejadian, tempat, warna, dan waktu
  • Sering terobsesi dengan apa yang ada dalam halusinasinya
  • Sering juga mengalami paranoid akibat hal-hal yang dihalusinasikannya
  • Denyut jantung dan tekanan darahnya meningkat
  • Diafragma mata melebar
  • Mengalami demam
  • Sering depresi dan merasa pusing
  • Memiliki rasa panik dan takut yang berlebihan
  • Mengalami gangguan persepsi.
6. Opiat / opiumAdalah zat berbentuk bubuk yang dihasilkan oleh tanaman yang bernama papaver somniferum. Kandungan morfin dalam bubuk ini  biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit.Cara Penggunaan : Penggunaan opiat adalah dengan cara dihisap.Adapun efek / gejala yang timbul dari narkotika jenis ini antara lain :
  • Memiliki semangat yang tinggi
  • Sering merasa waktu berjalan begitu lambat
  • Merasa pusing / mabuk
  • Birahi meningkat
  • Timbul masalah kulit di bagian mulut dan leher
  • Sering merasa sibuk sendiri
7. KodeinAdalah sejenis obat batuk yang biasa digunakan / diresepkan oleh dokter, namun obat ini memiliki efek ketergantungan bagi si pengguna.Cara Penggunaan : Kodein merupakan hasil proses dari metilasi morfin. Cara penggunaannya dengan jalan dihisap.Efek / gejalanya antara lain :
  • Mengalami euforia
  • Sering mengalami gatal-gatal
  • Mengalami mual dan muntah
  • Mudah mengantuk
  • Mulut terasa kering
  • Mengalami hipotensi
  • Mengalami depresi
  • Sering sembelit
  • Mengalami depresi saluran pernafasan
8. MetadonEfek yang ditimbulkan oleh narkotika ini adalah seperti heroin.Adapun efek / gejalanya antara lain :
  • Mengalami sembelit
  • Sering mengantuk tetapi tidak bisa tidur
  • Pada wanita hamil dapat mengalami keguguran / bayi premature
  • Mengalami koma
9. BarbituratBiasa digunakan sebagai obat tidur. Cara kerjanya mempengaruhi sistem syaraf.  Efek dari mengkonsumsi barbiturat dapat terlihat 3 hingga 6 jam.Efek dan gejalanya :
  • Sering sembrono
  • Euforia
  • Sering merasa kebingungan
  • Mengalami pingsan
  • Mengalami masalah pernafasan

Psikontropika

Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis yang memiliki Khasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku penggunanya.Jenis Psikontropika :1. EkstasiAdalah senyawa kimia  yang sering digunakan sebagai obat yang dapat mengakibatkan penggunanya menjadi sangat aktif. Ekstasi dapat berbentuk tablet, pil, serta serbuk.Nama Lain dari psikontropika jenis ini adalah inex, Metamphetamines.Efek yang timbul dari penggunanya antara lain :
  • Timbulnya euforia
  • Mengalami mual
  • Dehidrasi
  • Timbul percaya diri yang berlebih
  • Sering merasa kebingungan
  • Meningkatnya denyut jantung, suhu tubuh, dan tekanan darah
  • Mengalami pusing, bahkan pingsan
  • Terganggunya daya ingat dan jika dipakai dalam jangka panjang dapat merusak otak
  • Mengalami gangguan mental
2. Sabu-sabuMerupakan zat yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit yang parah, seperti gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian atau narkolepsi.Cara Penggunaan : Cara penggunaan sabu-sabu adalah dengan jalan dihisap.Efek yang ditimbulkan
  • Jantung berdebar-debar
  • Naiknya suhu tubuh
  • Mengalami insomnia
  • Timbul euforia
  • Nafsu makan menghilang
  • Kekurangan kalsium
  • Mengalami depresi yang berkepanjangan
3. Sedatif – hipnotikNama lain dari jenis psikontropika ini adalah Benzodiazepin/BDZ, BK, Lexo, MG, Rohip, Dum.Cara Penggunaan:Cara pemakaiannya adalah dengan jalan diminum atau bisa juga disuntikkan intravena atau anus. Biasanya dokter memberikan obat ini untuk mengatasi kecemasan atau panik yang membuat insomnia.Efek penggunaannya antara lain :
  • Sulit mengendalikan diri
  • Menjadi acuh
  • Mengalami gangguan konsentrasi
  • Mengalami kebingungan
  • Euforia
  • Kalau berjalan menjadi sempoyongan
  • Mengalami slurred speech ( berbicara sambil menelan )
4. NipamAdalah sejenis pil koplo yang dikonsumsi untuk mengurangi anseitas. Biasanya digunakan secara bersamaan dengan minuman beralkohol yang sebenarnya dapat beresiko bahaya bagi penggunanya.Ciri pengguna pil ini adalah :
  • Mengalami cadel saat berbicara
  • Jalan sempoyongan
  • Wajah menjadi kemerahan
  • Menjadi banyak bicara
  • Kurang fokus
  • Turunnya kesadaran
5. Angel Dust (PCP/ phencyclidine)Angel dust termasuk halusinogen. Zat ini dikonsumsi sebagai sampingan oleh pengguna narkoba terutama di Amerika Serikat.Obat ini diproduksi dalam bentuk bubuk dan bentuk cair , biasanya disemprotkan ke bahan berdaun seperti ganja, mint, oregano, peterseli atau Jahe Daun, dan rokok.Efek yang ditimbulkan :
  • Sering berhalusinasi
  • Gangguan fungsi motorik
  • Meningkatnya detak jantung
  • Suhu tubuh meningkat
6. SpeedSpeed atau biasa disebut methamphetamine merupakan stimulan sistem saraf pusat yang kuat dan adiktif. Obat ini berbentuk bubuk dan berwarna putih, tidak berbau, dan berasa pahit. Cara kerja obat ini adalah dengan merangsang sel-sel otak, meningkatkan mood dan gerakan tubuh. Methamphetamine merupakan stimulan yang kuat dan tahan lama karena mampu menembus sistem saraf pusat lebih mudah daripada amfetamin. Cara pemakaiannya bisa dicampurkan pada rokok, dihisap, ataupun disuntikkanEfek dari pemakaian :
  • Menjadi hiperaktif
  • Banyak bicara
  • Nafsu makan menurun
  • Libido meningkat
  • Meningkatnya denyut jantung, suhu tubuh dan tekanan darah
  • Pupil mata melebar
  • Insomnia
  • Tangan gemetar (tremor)
  • Sering gugu
  • Cepat marah
  • Sering mengalami kebingungan dan cemas
  • Sering berhalusinasi
7. DemerolAdalah sejenis narkoba yang digunakan sebagai penghilang rasa sakit dan nyeri.Jika over dosis, bbat ini dapat berakibat kematian bagi penggunanya. Bagi penderita asma dilarang keras mengkonsumsinya. Obat ini juga memberikan efek kecanduan.Ciri / efek yang ditimbulkan jika kecanduan obat ini adalah :
  • Melambatnya sistem pernafasan dan detak jantung
  • Mengantuk
  • Kelemahan pada otot
  • Berkeringat
  • Gangguan pada pupil
  • Pingsan

Zat Adiktif

Zat Adiktif merupakan zat yang berbahaya, yang diperoleh dari bahan-bahan alamiah baik semi sintetis maupun sintetis. Zat ini dipakai sebagai pengganti morfin atau kokain yang bekerja mengganggu sistem syaraf pusat. Contoh zat adiktif : lem, aceton, ether dan sebagainya.Yang tergolong dalam jenis narkoba ini antara lain :1. Alkohol / etanolalkohol adalah senyawa organik yang memiliki gugus hidroksil yang terikat pada atom karbon. Alkohol biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan obat. Ia juga bisa berfungsi sebagai zat pengawet.Dalam dunia otomotif, alkohol / etanol digunakan sebagai bahan bakar kendaraan, dimana Alkohol dapat digunakan sebagai antibeku pada radiator.Alkohol mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing berupa karbon yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik yang dihisap.Alkohol dapat diperoleh dengan dua cara, yakni :
  • Sistem fermentasi,dapat memanfaatkan glukosa yang diproduksi dari gula dari hidrolisis amilum yang dibantu dengan khamir yang diproses dengan suhu dibawah 37 °C.
  • Dengan hidrasi langsung, yaitu  menggunakan etilena (Hidrasi etilena) atau alkana lain dari proses cracking dari minyak bumi yang didistilasi.
Efek / gejala bagi pemakai :
  • Teler / mabuk
  • Menyebabkan kegagalan pernapasan akut seperti yang terjadi pada bahaya formalin.
  • Menghilangkan kesadaran
  • Dapat mengakibatkan kematian
2. NikotinNikotin adalah senyawa kimia yang dihasilkan secara alami oleh tumbuh-tumbuhan sejenis suku terung-terungan  seperti tembakau dan tomat. Nikotin merupakan salah satu racun saraf. Jenis zat ini biasanya digunakan untuk bahan baku pembuatan insektisida.Pada seorang perokok, proses kerja nikotin adalah masuk ke dalam paru paru untuk selanjutnya diserap oleh aliran darah, dan dalam waktu kurang lebih 8 detik, zat ini akan sampai ke otak untuk selanjutnya merubah kerja otak. Proses penyebaran racun ini berlangsung cepat dikarenakan bentuknya mirip dengan acetylcholine yang normal terdapat di dalam otak.Adapun efek dari penggunaan nikotin antara lain :
  • Meningkatkan denyut jantung
  • Meningkatnya kadar gula dalam darah seperti bahaya mengkonsumsi gorengan secara rutin.
  • Menimbulkan efek segar setelah memakainya
  • Menimbulkan euforia
  • Nafas terasa berat
  • Dapat mengakibatkan kanker dan stroke seperti bahaya makan mie instan terlalu sering.
3. KafeinKafein adalah zat adiktif yang bekerja untuk mempengaruhi sistem metabolisme dan saraf pusat. Kafein digunakan sebagai pengurang rasa lelah serta untuk mencegah / mengurangi rasa kantuk. Bagi para atlet, kafein biasanya dapat meningkatkan daya tahan agar kuat dalam berlari. Namun zat ini adalah penyebab asma dan makanan untuk penderita asam lambung yang harus di hindari.Kafein dapat menyebabkan efek kecanduan bagi penggunanya. Biasanya zat ini terdapat pada kopi dan teh.Adapun beberapa efek yang ditimbulkan zat ini adalah :
  • Saat pengguna mulai menghentikan pemakaian zat ini, maka dapat menimbulkan pusing, ngantuk, pemarah, serta timbul kecemasan.
  • Gangguan mood
  • Meningkatnya stress
  • Mempercepat rusaknya tulang
  • Meningkatkan gula darah
  • Meningkatnya tekanan darah
  • Meningkatnya detak jantung
  • Insomia
  • Meningkatkan kadar asam dalam perut
  • Mempercepat penuaan dini
  • Gangguan prostat

4. Zat desainer

Merupakan zat yang dibuat secara ilegal. Zat ini sangat dilarang pemerintah untuk dikonsumsi.  Zat-zat ini sudah banyak beredar dengan nama speed ball, Peace pills, crystal, angel dust rocket fuel.Adapun efek penggunaan zat ini hampir sama dengan efek yang ditimbulkan oleh penggunaan narkoba jenis yang lainnya.Kebanyakan jenis jenis narkoba yang beredar di pasaran internasional adalah berbentuk seperti sagu. Serbuk putih, kuning, atau kecoklat-coklatan.Demikianlah beberapa penjelasan tentang jenis-jenis narkoba serta efek bagi penggunanya. Ada baiknya kita menjauhi zat-zat berbahaya yang akhirnya membawa dampak negatif bagi diri kita sendiri. Sayangi diri kita dengan menjauhi narkoba. SAY NO TO DRUGS.Note : Bacaan ini adalah informasi agar anda menghindari narkoba, bukan untuk memperkenalkan dan menyarankan anda mencobanya.Artikel ini disalin dari Halosehat.com




Selasa, 26 Februari 2019

Jenis-Jenis Narkoba

Narkoba (narkotika dan obat-obatan berbahaya).  Di Indonesia, narkoba memiliki nama lain Napza (Narkotika, Psikontropika dan zat aditif).Sebenarnya, narkoba merupakan jenis obat-obatan yang biasanya dipakai dokter untuk membius pasien saat akan dilakukan operasi atau obat-obatan yang digunakan untuk proses penyembuhan penyakit tertentu, akan tetapi beberapa kalangan menggunakan obat-obatan tersebut dengan tujuan yang tidak baik, sehingga menimbulkan efek bahwa obat-obatan yang digunakan untuk medis tersebut menjadi obat-obatan yang terlarang.Pengelompokan Jenis NarkobaJenis narkoba berdasarkan efek yang ditimbulkan :

  1. Halusinogen Pengguna narkoba jenis ini memiliki halusinasi yang kuat  pada saat melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata. Contoh narkoba yang meberi efek seperti ini adalah kokain dan LSD.
  2. Stimulan Yaitu jenis narkoba yang berefek mempercepat kerja jantung dan otak lebih dari biasanya. Pengguna narkoba jenis ini akan memiliki tenaga extra. Efek lainnya adalah si pengguna merasa lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.
  3. Depresan Yaitu jenis narkoba yang memiliki sistem kerja dengan cara menekan sistem saraf pusat serta mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Pengguna narkoba jenis ini akan merasakan efek tenang, tertidur / pingsan. Contoh Depresan adalah putaw.
  4. Adiktif Narkoba jenis ini mengakibatkan pemakai memiliki sifat yang pasif, karena kandungan zat yang ada dalam narkoba yang tergolong jenis ini dapat memutuskan saraf otak. Mereka biasanya akan mengalami kecanduan. Pengguna biasanya akan selalu ingin dan ingin lagi mengkonsumsi narkoba jenis ini. Contohnya : ganja, heroin, putaw.
Seseorang yang sudah mengalami ketergantungan narkoba, kemungkinan besar tubuhnya akan mengalami kerusakan dan pada ujungnya akan berdampak pada kematian.

Narkotika

Narkotika adalah zat sintetis maupun semi sintetis yang dihasilkan tanaman atau lainnya yang dapat berdampak pada penurunan atau perubahan kesadaran dan hilangnya rasa nyeri. Zat ini dapat menimbulkan ketergantungan pada penggunanya.Adapun jenis dari narkotika adalah :1. MorfinMorfin berasal dari kata morpheus ( dewa mimpi ) adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat yang ditemukan pada opium. Zat ini bekerja langsung pada sistem saraf pusat sebagai penghilang rasa sakit.
Cara Penggunaan :Cara penggunaannya adalah dengan disuntikkan ke otot atau pembuluh darah.Gejala fisik pengguna :
  • Pupil mata menyempit
  • Melambatnya denyut nadi
  • Tekanan darah menurun
  • Suhu badan menurun
  • Mengalami kelemahan pada otot, akan tetapi jika sudah kecanduan akan mengalami kejang otot.
Efek samping pemakaian :
  • Menurunnya kesadaran pengguna
  • Menimbulkan euforia
  • Kebingungan
  • Berkeringat
  • Dapat menyebabkan pingsan, dan jantung berdebar-debar
  • Menimbulkan gelisah, dan perubahan suasana hati
  • Mulut kering dan warna muka berubah
  • Mengalami kejang lambung
  • Produksi air seni berkurang
  • Mengakibatkan gangguan menstruasi dan impotensi
2. Heroin / putawHeroin dihasilkan dari pengolahan morfin secara kimiawi. Akan tetapi, reaksi yang ditimbulkan heroin menjadi lebih kuat dari pada morfin itu sendiri, sehingga mengakibatkan zat ini sangat mudah menembus ke otak.Cara Penggunaan :Cara pemakaiannya adalah dengan  cara disuntikkan ke anggota tubuh ataupun bisa juga dengan cara dihisap.Baca juga :
Gejala atau efek yang ditemukan pada pengguna hampir sama dengan pengguna morfin, yaitu :
  • Melambatnya denyut nadi
  • Tekanan darah menurun
  • Otot menjadi lemas
  • Pupil mengecil
  • Hilang kepercayaan diri
  • Suka menyendiri
  • Seringkali berdampak kriminal, misalnya berbohong, menipu
  • Kesulitan saat buang air besar
  • Sering tidur
  • Kemerahan dan rasa gatal pada hidung
  • Gangguan bicara (cadel)
3. Ganja / Kanabis / mariyuanaGanja adalah tumbuhan budidaya yang menghasilkan serat, kandungan zat narkotika terdapat pada bijinya.  Narkotika ini dapat membuat si pemakai mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).Tumbuhan ini telah dikenal manusia sejak lama, seratnya digunakan sebagai bahan pembuat kantung, dan bijinya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minyak.Awalnya, tanaman ini hanya ditemukan di negara-negara beriklim tropis. Namun belakangan ini, di negara-negara beriklim dingin pun telah banyak membudidayakan tanaman ini, yaitu dengan cara dikembangkan di rumah kaca.Cara Penggunaan:Cara penggunaan narkotika jenis ini adalah dengan cara dipadatkan menyerupai rokok lalu dihisap.Efek / gejala yang terlihat dari pecandu ganja adalah :
  • Denyut nadi dan jantung lebih cepat
  • Mulut dan tenggorokan terasa kering
  • Sulit dalam mengingat
  • Sulit diajak berkomunikasi
  • Kadang-kadang terlihat agresif
  • Mengalami gangguan tidur
  • Sering merasa gelisah
  • Berkeringat
  • Nafsu makan bertambah
  • Sering berfantasi
  • Euforia
Ganja merupakan salah satu jenis narkotika yang dapat mengakibatkan kecanduan. Jika pemakaiannya dihentikan, sipemakai sering mengalami  sakit kepala, mual yang berkepanjangan, sering merasa kelelahan dan badan menjadi lesu.4. KokainKokain merupakan berasal dari tanaman Erythroxylon coca di Amerika Selatan. Biasanya daun tanaman ini dimanfaatkan untuk mendapatkan efek stimulan, yaitu dengan cara dikunyah. Kokain dapat memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat.
Kokain mempunyai 2 bentuk, yakni :
  • Kokain hidroklorida, berupa kristal berwarna putih, rasanya sedikit pahit, serta bersifat mudah larut.
  • Kokain free base, ia tidak berbau dan rasanya pahit.
Cara PemakaianCara pemakaian kokain adalah dengan cara dihirup atau sebagai bahan campuran rokok.
Efek / gejala yang timbul dari pemakaian kokain adalah :
  • Dapat memberikan efek kegembiraan yang berlebihan bagi si pengguna
  • Sering merasa gelisah
  • Menurunnya berat badan
  • Timbul masalah pada kulit
  • Mengalami gangguan pernafasan
  • Sering kejang-kejang
  • Sering mengeluarkan dahak
  • Mengalami emfisema ( kerusakan pada paru-paru)
  • Turunnya selera makan
  • Mengalami paranoid
  • Mengalami gangguan penglihatan
  • Sering merasa kebingungan
5. LSD atau Lysergic Acid / Acid / Trips / TabsAdalah jenis narkotika yang tergolong halusinogen. Biasanya berbentuk lembaran kertas kecil, kapsul, atau pil.Cara pemakaiannya adalah diletakkan di lidah. Narkotika ini akan bereaksi setelah 30 s/d 60 menit kemudian, dan akan berakhir efeknya setelah 8 hingga 12 jam.Efek yang ditimbulkanEfek / gejala yang biasa terlihat dari si pemakai adalah :
  • Sering berhalusinasi mengenai berbagai kejadian, tempat, warna, dan waktu
  • Sering terobsesi dengan apa yang ada dalam halusinasinya
  • Sering juga mengalami paranoid akibat hal-hal yang dihalusinasikannya
  • Denyut jantung dan tekanan darahnya meningkat
  • Diafragma mata melebar
  • Mengalami demam
  • Sering depresi dan merasa pusing
  • Memiliki rasa panik dan takut yang berlebihan
  • Mengalami gangguan persepsi.
6. Opiat / opiumAdalah zat berbentuk bubuk yang dihasilkan oleh tanaman yang bernama papaver somniferum. Kandungan morfin dalam bubuk ini  biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit.Cara Penggunaan : Penggunaan opiat adalah dengan cara dihisap.Adapun efek / gejala yang timbul dari narkotika jenis ini antara lain :
  • Memiliki semangat yang tinggi
  • Sering merasa waktu berjalan begitu lambat
  • Merasa pusing / mabuk
  • Birahi meningkat
  • Timbul masalah kulit di bagian mulut dan leher
  • Sering merasa sibuk sendiri
7. KodeinAdalah sejenis obat batuk yang biasa digunakan / diresepkan oleh dokter, namun obat ini memiliki efek ketergantungan bagi si pengguna.Cara Penggunaan : Kodein merupakan hasil proses dari metilasi morfin. Cara penggunaannya dengan jalan dihisap.Efek / gejalanya antara lain :
  • Mengalami euforia
  • Sering mengalami gatal-gatal
  • Mengalami mual dan muntah
  • Mudah mengantuk
  • Mulut terasa kering
  • Mengalami hipotensi
  • Mengalami depresi
  • Sering sembelit
  • Mengalami depresi saluran pernafasan
8. MetadonEfek yang ditimbulkan oleh narkotika ini adalah seperti heroin.Adapun efek / gejalanya antara lain :
  • Mengalami sembelit
  • Sering mengantuk tetapi tidak bisa tidur
  • Pada wanita hamil dapat mengalami keguguran / bayi premature
  • Mengalami koma
9. BarbituratBiasa digunakan sebagai obat tidur. Cara kerjanya mempengaruhi sistem syaraf.  Efek dari mengkonsumsi barbiturat dapat terlihat 3 hingga 6 jam.Efek dan gejalanya :
  • Sering sembrono
  • Euforia
  • Sering merasa kebingungan
  • Mengalami pingsan
  • Mengalami masalah pernafasan

Psikontropika

Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis yang memiliki Khasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku penggunanya.Jenis Psikontropika :1. EkstasiAdalah senyawa kimia  yang sering digunakan sebagai obat yang dapat mengakibatkan penggunanya menjadi sangat aktif. Ekstasi dapat berbentuk tablet, pil, serta serbuk.Nama Lain dari psikontropika jenis ini adalah inex, Metamphetamines.Efek yang timbul dari penggunanya antara lain :
  • Timbulnya euforia
  • Mengalami mual
  • Dehidrasi
  • Timbul percaya diri yang berlebih
  • Sering merasa kebingungan
  • Meningkatnya denyut jantung, suhu tubuh, dan tekanan darah
  • Mengalami pusing, bahkan pingsan
  • Terganggunya daya ingat dan jika dipakai dalam jangka panjang dapat merusak otak
  • Mengalami gangguan mental
2. Sabu-sabuMerupakan zat yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit yang parah, seperti gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian atau narkolepsi.Cara Penggunaan : Cara penggunaan sabu-sabu adalah dengan jalan dihisap.Efek yang ditimbulkan
  • Jantung berdebar-debar
  • Naiknya suhu tubuh
  • Mengalami insomnia
  • Timbul euforia
  • Nafsu makan menghilang
  • Kekurangan kalsium
  • Mengalami depresi yang berkepanjangan
3. Sedatif – hipnotikNama lain dari jenis psikontropika ini adalah Benzodiazepin/BDZ, BK, Lexo, MG, Rohip, Dum.Cara Penggunaan:Cara pemakaiannya adalah dengan jalan diminum atau bisa juga disuntikkan intravena atau anus. Biasanya dokter memberikan obat ini untuk mengatasi kecemasan atau panik yang membuat insomnia.Efek penggunaannya antara lain :
  • Sulit mengendalikan diri
  • Menjadi acuh
  • Mengalami gangguan konsentrasi
  • Mengalami kebingungan
  • Euforia
  • Kalau berjalan menjadi sempoyongan
  • Mengalami slurred speech ( berbicara sambil menelan )
4. NipamAdalah sejenis pil koplo yang dikonsumsi untuk mengurangi anseitas. Biasanya digunakan secara bersamaan dengan minuman beralkohol yang sebenarnya dapat beresiko bahaya bagi penggunanya.Ciri pengguna pil ini adalah :
  • Mengalami cadel saat berbicara
  • Jalan sempoyongan
  • Wajah menjadi kemerahan
  • Menjadi banyak bicara
  • Kurang fokus
  • Turunnya kesadaran
5. Angel Dust (PCP/ phencyclidine)Angel dust termasuk halusinogen. Zat ini dikonsumsi sebagai sampingan oleh pengguna narkoba terutama di Amerika Serikat.Obat ini diproduksi dalam bentuk bubuk dan bentuk cair , biasanya disemprotkan ke bahan berdaun seperti ganja, mint, oregano, peterseli atau Jahe Daun, dan rokok.Efek yang ditimbulkan :
  • Sering berhalusinasi
  • Gangguan fungsi motorik
  • Meningkatnya detak jantung
  • Suhu tubuh meningkat
6. SpeedSpeed atau biasa disebut methamphetamine merupakan stimulan sistem saraf pusat yang kuat dan adiktif. Obat ini berbentuk bubuk dan berwarna putih, tidak berbau, dan berasa pahit. Cara kerja obat ini adalah dengan merangsang sel-sel otak, meningkatkan mood dan gerakan tubuh. Methamphetamine merupakan stimulan yang kuat dan tahan lama karena mampu menembus sistem saraf pusat lebih mudah daripada amfetamin. Cara pemakaiannya bisa dicampurkan pada rokok, dihisap, ataupun disuntikkanEfek dari pemakaian :
  • Menjadi hiperaktif
  • Banyak bicara
  • Nafsu makan menurun
  • Libido meningkat
  • Meningkatnya denyut jantung, suhu tubuh dan tekanan darah
  • Pupil mata melebar
  • Insomnia
  • Tangan gemetar (tremor)
  • Sering gugu
  • Cepat marah
  • Sering mengalami kebingungan dan cemas
  • Sering berhalusinasi
7. DemerolAdalah sejenis narkoba yang digunakan sebagai penghilang rasa sakit dan nyeri.Jika over dosis, bbat ini dapat berakibat kematian bagi penggunanya. Bagi penderita asma dilarang keras mengkonsumsinya. Obat ini juga memberikan efek kecanduan.Ciri / efek yang ditimbulkan jika kecanduan obat ini adalah :
  • Melambatnya sistem pernafasan dan detak jantung
  • Mengantuk
  • Kelemahan pada otot
  • Berkeringat
  • Gangguan pada pupil
  • Pingsan

Zat Adiktif

Zat Adiktif merupakan zat yang berbahaya, yang diperoleh dari bahan-bahan alamiah baik semi sintetis maupun sintetis. Zat ini dipakai sebagai pengganti morfin atau kokain yang bekerja mengganggu sistem syaraf pusat. Contoh zat adiktif : lem, aceton, ether dan sebagainya.Yang tergolong dalam jenis narkoba ini antara lain :1. Alkohol / etanolalkohol adalah senyawa organik yang memiliki gugus hidroksil yang terikat pada atom karbon. Alkohol biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan obat. Ia juga bisa berfungsi sebagai zat pengawet.Dalam dunia otomotif, alkohol / etanol digunakan sebagai bahan bakar kendaraan, dimana Alkohol dapat digunakan sebagai antibeku pada radiator.Alkohol mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing berupa karbon yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik yang dihisap.Alkohol dapat diperoleh dengan dua cara, yakni :
  • Sistem fermentasi,dapat memanfaatkan glukosa yang diproduksi dari gula dari hidrolisis amilum yang dibantu dengan khamir yang diproses dengan suhu dibawah 37 °C.
  • Dengan hidrasi langsung, yaitu  menggunakan etilena (Hidrasi etilena) atau alkana lain dari proses cracking dari minyak bumi yang didistilasi.
Efek / gejala bagi pemakai :
  • Teler / mabuk
  • Menyebabkan kegagalan pernapasan akut seperti yang terjadi pada bahaya formalin.
  • Menghilangkan kesadaran
  • Dapat mengakibatkan kematian
2. NikotinNikotin adalah senyawa kimia yang dihasilkan secara alami oleh tumbuh-tumbuhan sejenis suku terung-terungan  seperti tembakau dan tomat. Nikotin merupakan salah satu racun saraf. Jenis zat ini biasanya digunakan untuk bahan baku pembuatan insektisida.Pada seorang perokok, proses kerja nikotin adalah masuk ke dalam paru paru untuk selanjutnya diserap oleh aliran darah, dan dalam waktu kurang lebih 8 detik, zat ini akan sampai ke otak untuk selanjutnya merubah kerja otak. Proses penyebaran racun ini berlangsung cepat dikarenakan bentuknya mirip dengan acetylcholine yang normal terdapat di dalam otak.Adapun efek dari penggunaan nikotin antara lain :
  • Meningkatkan denyut jantung
  • Meningkatnya kadar gula dalam darah seperti bahaya mengkonsumsi gorengan secara rutin.
  • Menimbulkan efek segar setelah memakainya
  • Menimbulkan euforia
  • Nafas terasa berat
  • Dapat mengakibatkan kanker dan stroke seperti bahaya makan mie instan terlalu sering.
3. KafeinKafein adalah zat adiktif yang bekerja untuk mempengaruhi sistem metabolisme dan saraf pusat. Kafein digunakan sebagai pengurang rasa lelah serta untuk mencegah / mengurangi rasa kantuk. Bagi para atlet, kafein biasanya dapat meningkatkan daya tahan agar kuat dalam berlari. Namun zat ini adalah penyebab asma dan makanan untuk penderita asam lambung yang harus di hindari.Kafein dapat menyebabkan efek kecanduan bagi penggunanya. Biasanya zat ini terdapat pada kopi dan teh.Adapun beberapa efek yang ditimbulkan zat ini adalah :
  • Saat pengguna mulai menghentikan pemakaian zat ini, maka dapat menimbulkan pusing, ngantuk, pemarah, serta timbul kecemasan.
  • Gangguan mood
  • Meningkatnya stress
  • Mempercepat rusaknya tulang
  • Meningkatkan gula darah
  • Meningkatnya tekanan darah
  • Meningkatnya detak jantung
  • Insomia
  • Meningkatkan kadar asam dalam perut
  • Mempercepat penuaan dini
  • Gangguan prostat

4. Zat desainer

Merupakan zat yang dibuat secara ilegal. Zat ini sangat dilarang pemerintah untuk dikonsumsi.  Zat-zat ini sudah banyak beredar dengan nama speed ball, Peace pills, crystal, angel dust rocket fuel.Adapun efek penggunaan zat ini hampir sama dengan efek yang ditimbulkan oleh penggunaan narkoba jenis yang lainnya.Kebanyakan jenis jenis narkoba yang beredar di pasaran internasional adalah berbentuk seperti sagu. Serbuk putih, kuning, atau kecoklat-coklatan.Demikianlah beberapa penjelasan tentang jenis-jenis narkoba serta efek bagi penggunanya. Ada baiknya kita menjauhi zat-zat berbahaya yang akhirnya membawa dampak negatif bagi diri kita sendiri. Sayangi diri kita dengan menjauhi narkoba. SAY NO TO DRUGS.Note : Bacaan ini adalah informasi agar anda menghindari narkoba, bukan untuk memperkenalkan dan menyarankan anda mencobanya.Artikel ini disalin dari Halosehat.com



Suara Masyarakat


DATA STATISTIK BNNP KALIMANTAN TENGAH

376

Total Kasus Narkoba

473

Total Tersangka Kasus Narkoba

0

Total Pasien Penyalahgunaan

51

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

0

Jumlah Sebaran Informasi